Kapolda Papua Barat Serahkan Tali Asih bagi Pengungsi Moskona di Teluk Bintu

TELUK BINTUNI — Kapolda Polda Papua Barat, Alfred Papare, S.I.K., melakukan kunjungan kerja ke Polres Teluk Bintuni dalam rangka pemberian tali asih kepada para pengungsi asal Distrik Moskona Barat, Distrik Moskona Utara, dan Distrik Moskona Utara Jauh. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Andriano Ananta, Mapolres Teluk Bintuni, Jumat (20/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Papua Barat, serta Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) beserta tim. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibui, SE, MH.

Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas amanah baru yang dipercayakan institusi Polri kepada Brigjen (Pol) Alfred Papare sebagai Kapolda Papua Barat. Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

“Tanpa situasi yang aman dan kondusif, investasi sulit tumbuh, pendidikan terhambat, dan pelayanan publik tidak berjalan optimal. Karena itu, sinergi antara Polda Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni harus terus diperkuat,” ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan bahwa wilayah Teluk Bintuni masih menghadapi tantangan kamtibmas, khususnya di wilayah Moskona.

Ia mengapresiasi kehadiran Kapolda bersama Ketua MRPB yang menyerahkan bantuan tali asih kepada masyarakat terdampak konflik sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua MRP Papua Barat, Judson Ferdinandus Waprak, menekankan pentingnya membangun perdamaian dengan ketulusan hati. Menurutnya, perdamaian lahir dari sikap saling menghargai, memaafkan, dan menjaga persatuan.

“Orang Moskona adalah orang bermartabat dan cinta damai. Perdamaian dimulai dari diri kita masing-masing. Adat, iman, dan negara mengajarkan kita untuk hidup saling menghormati,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Barat Alfred Papare menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni hingga jajaran kepala distrik dan kepala kampung yang telah bekerja maksimal mengurus para pengungsi sejak awal konflik.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membantu masyarakat terdampak. Pertemuan ini menjadi momentum bagi kita untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan menentukan langkah-langkah ke depan,” ungkap Kapolda.

Terkait penyerahan bantuan, Kapolda menjelaskan bahwa tali asih tersebut bersifat simbolis, mengingat pemerintah daerah selama ini telah rutin memberikan bantuan kepada para pengungsi.

“Ini memang belum seberapa, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban bapak ibu semua,” katanya.

Kapolda juga menegaskan bahwa keinginan masyarakat untuk kembali ke kampung halaman merupakan hal yang wajar dan harus didukung. Ia memastikan kepolisian akan mengatur sistem pengamanan agar masyarakat dapat kembali dengan aman dan nyaman.

“Tidak ada kota tanpa kampung. Jika masyarakat ingin kembali, itu wajib kita dukung. Kami akan atur pengamanan agar semua bisa pulang dengan rasa aman,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan rumah warga yang rusak atau terbakar saat ini telah memasuki tahap perencanaan dan pendataan oleh pemerintah daerah. Kapolda meminta kepala distrik dan kepala kampung aktif membantu proses pendataan agar bantuan tepat sasaran.

Dalam waktu dekat, Bupati Teluk Bintuni bersama Kapolres dijadwalkan akan meninjau langsung wilayah Moskona Utara Jauh. Kunjungan kerja dan penyerahan tali asih tersebut berlangsung aman dan lancar, serta diharapkan menjadi langkah awal memperkuat perdamaian dan stabilitas keamanan di wilayah Teluk Bintuni. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *