Ketika Kebutuhan Infrastruktur Dirasakan Warga Dusun Datarmayan Secara Langsung, Masyarakat Memilih Untuk Ikut Mengambil Peran Pembangunan Jalan Melalui Anggaran Swadaya.

Tanggamus.Jeratfakta.com– 8 September 2026. Semangat gotong royong masyarakat kembali terlihat di Dusun Datarmayan, Pekon Tanjung Baru kecamatan ubelu. Warga secara swadaya bergotong royong membangun ruas jalan yang menjadi akses penting penghubung antara Dusun Datarmayan dengan pusat pemerintahan Pekon Tanjung Baru.

Pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga tampak antusias terlibat dalam proses pembangunan karena keberadaan jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat sehari-hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan ruas jalan tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari swadaya masyarakat dengan nilai kurang lebih Rp50 juta. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan ruas jalan sepanjang kurang lebih 200 meter.

Ruas jalan tersebut merupakan akses yang menghubungkan Dusun Datarmayan dengan induk Pekon Tanjung Baru. Jalur ini cukup penting bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas, termasuk menuju pusat pemerintahan pekon, kegiatan sosial maupun aktivitas perekonomian.

Salah seorang warga Dusun Datarmayan mengaku antusias dengan adanya pembangunan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang baik akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami sebagai masyarakat tentu sangat mendukung pembangunan jalan ini. Jalan ini merupakan akses yang sering kami gunakan, sehingga kalau kondisinya semakin baik tentu sangat membantu aktivitas warga,” ujar warga tersebut.

Warga lainnya juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat. Menurutnya, pembangunan secara swadaya merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan fasilitas yang digunakan bersama.

“Kami berharap pembangunan ini bisa selesai dengan baik dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu lama. Yang penting masyarakat bersama-sama menjaga jalan ini setelah selesai dibangun,” katanya.

Antusiasme warga dalam pembangunan tersebut sekaligus menunjukkan masih kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat. Partisipasi warga menjadi salah satu kekuatan dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Meski pembangunan dilakukan melalui swadaya, warga berharap pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan tetap dilakukan secara terbuka. Transparansi dinilai penting agar masyarakat mengetahui penggunaan dana yang telah dihimpun dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan.

Warga juga berharap pembangunan jalan sepanjang sekitar 200 meter tersebut tidak berhenti pada tahap pengerjaan saat ini. Mereka berharap ke depan akses jalan dapat terus mendapat perhatian dan peningkatan apabila masih terdapat bagian yang membutuhkan perbaikan.

Dengan anggaran swadaya yang disebut mencapai kurang lebih Rp50 juta, pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu contoh partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di tingkat dusun.

Semangat gotong royong warga Dusun Datarmayan diharapkan dapat terus dipertahankan. Sebab, pembangunan yang didukung secara bersama-sama tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

Red.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *