Musrenbang RKPD 2027 Distrik Fafurwar Digelar, Aspirasi 7 Kampung Jadi Prioritas

Jerat Fakta | Bintuni, Papua Barat – Pemerintah Distrik Fafurwar, Kabupaten Teluk Bintuni, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, pada Selasa (10/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Qwen, yang beralamat di Jalan Lampu Merah Kampung Lama, dan dipimpin langsung oleh Kepala Distrik Fafurwar, Alberth P. Fekambani, S.STP.

Dalam sambutannya, Alberth menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Distrik Fafurwar yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Musrenbang tersebut.

Menurutnya, meskipun jumlah peserta yang hadir tidak terlalu banyak, namun masyarakat tetap menunjukkan antusiasme dalam memberikan masukan bagi pembangunan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Distrik Fafurwar yang sudah hadir dan mengikuti Musrenbang pada hari ini. Forum ini sangat penting karena menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ujar Alberth.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Distrik Fafurwar Sunardi, perwakilan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Emil Okrofa, S.IP dari Bappelitbangda, serta Hasrafin selaku Babinsa Kodim 1806 Bintuni yang mewakili unsur keamanan.

Kepala Distrik Fafurwar menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dan partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dinas terkait, serta masyarakat di tingkat kampung.

Distrik Fafurwar sendiri memiliki tujuh kampung, yaitu Kampung Induk Riendo, Maryedi, Fruata, serta kampung pemekaran Wararoma, Tarofa, Mabriema, dan Moniara.

Melalui forum Musrenbang ini, masyarakat dan para kepala kampung diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.

“Musrenbang dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kampung, distrik hingga kabupaten. Di sinilah masyarakat dapat menyampaikan aspirasi seperti pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, serta fasilitas umum lainnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama Musrenbang adalah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menentukan program pembangunan yang tepat sasaran bagi masyarakat Distrik Fafurwar.

Beberapa usulan yang menjadi prioritas masyarakat di antaranya pembangunan jalan kampung, jalan setapak, serta berbagai fasilitas dasar lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat di tujuh kampung wilayah Distrik Fafurwar.

Di akhir kegiatan, Alberth kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Musrenbang tersebut.

“Kami berharap semua aspirasi yang disampaikan dapat menjadi prioritas program pembangunan ke depan demi kemajuan Distrik Fafurwar,” pungkasnya.

(Roberto Yassie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *