Tampa Kompromi! Kapolda Papua Barat Turunkan Helikopter Berantas PETI di Waserawi, Warmumi, dan Wariori

Helikopter saat turun di areal tambang emas ilegal bersama apakah kepolisian Polda Papua Barat

Jerat Fakta | Manokwari, Papua Barat — Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat melakukan penyisiran terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal yang berlokasi di Sungai Waserawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (22/01/2026).

Dalam operasi kali ini, aparat kepolisian menggunakan helikopter untuk menjangkau area pertambangan yang sulit diakses melalui jalur darat.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperketat pengawasan serta menekan aktivitas tambang ilegal yang dinilai merusak lingkungan dan melanggar hukum.

Berdasarkan video yang diperoleh oleh redaksi terlihat sejumlah personel kepolisian turun langsung dari helikopter dan bergerak mendekati sebuah alat berat jenis excavator yang diduga tengah digunakan untuk aktivitas pertambangan emas ilegal di lokasi Waserawi.

Penyisiran ini diduga merupakan bagian dari operasi penertiban terhadap praktik pertambangan tanpa izin yang selama ini marak terjadi di wilayah Manokwari dan sekitarnya, khususnya di kawasan aliran sungai dan daerah hutan.

Menanggapi hal tersebut Direktur Eksekutif LP3BH Manowkari, Yan Christian Warinussy SH memberikan apresiasi terhadap Kapolda Papua Barat

“Saya sangat apresiasi kepada Kapolda Papua Barat merespon cepat laporan terkait pertambangan ilegal yang ada di Wilayah Hukumnya,” kata Warinuusy.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan konsisten dalam menertibkan tambang ilegal, mengingat dampak kerusakan lingkungan, pencemaran sungai, serta potensi konflik sosial yang ditimbulkan akibat aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. ketika dikonfirmasi konfirmasi melalui media ini menyampaikan, tatap akan melalukan penegakan hukum.

“Tetap kami lakukan penegakan hukum tanpa toleransi,” singkat Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Papua Barat terkait hasil operasi tersebut.

Aparat pun belum memberikan informasi mengenai jumlah pelaku yang diamankan maupun barang bukti yang berhasil disita.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *