Ramadhan Tercoreng, Judi Bebas di Pasar Enarotali, Kinerja Kapolres Dipertanyakan

Jerat Fakta | Paniai – Aktivitas perjudian berupa togel, rolex, hingga bola guling di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, dilaporkan semakin marak selama bulan suci Ramadhan. Kondisi ini memicu sorotan publik dan mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum, khususnya Polres Paniai.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perjudian tersebut berlangsung secara terbuka di Pasar Enarotali. Sejumlah kios penjualan togel terlihat beroperasi bebas tanpa penindakan, sementara permainan judi jenis rolex dan bola guling bahkan dipertontonkan di depan umum.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat mengenai fungsi dan peran aparat penegak hukum. Tidak sedikit pihak menduga aktivitas perjudian tersebut sengaja dibiarkan, sehingga dapat berjalan lancar tanpa sentuhan hukum, meskipun berlangsung di bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi dari sumber resmi, perjudian jenis togel disebut-sebut dikelola oleh warga keturunan Tionghoa, sementara judi rolex dan bola guling dikelola oleh masyarakat pendatang.

“Kalau togel orang Cina bang, kalau rolex dan bola guling masyarakat pendatang yang kelola,” ujar sumber kepada wartawan, sembari meminta identitasnya dirahasiakan. Sabtu, (28/02/2026).

Sumber lain menyebutkan bahwa pengelola judi togel diketahui bernama Frans.

“Frans yang masih muda juga ini, tapi tidak tahu siapa dia punya bos. Dipanggil Cina, tapi namanya Frans,” ungkap sumber tersebut.

Untuk memastikan informasi tersebut, awak media berupaya menghubungi Kasi Humas Polres Paniai, Gerry, guna meminta nomor kontak Kapolres Paniai dan Kasat Reskrim agar dapat dilakukan konfirmasi resmi terkait aktivitas perjudian yang masih berlangsung.
Kasi Humas menyampaikan akan terlebih dahulu mengonfirmasi kepada Kapolres dan Kasat Reskrim.

“Sabar yah, saya coba konfirmasi ke Kapolres dan Kasat dulu, apakah berkenan atau tidak,” ujar Gerry.

Ia juga sempat meminta awak media mengirimkan kartu identitas pers untuk diteruskan kepada Kapolres.

“Kalau bisa foto ID pers-nya pak, biar saya teruskan ke beliau (Kapolres),” tambahnya.

Namun, setelah awak media mengirimkan video aktivitas penjualan togel serta permainan judi rolex dan bola guling, serta kembali meminta nomor Kapolres untuk keperluan konfirmasi, Kasi Humas menyarankan agar wartawan langsung menemui Kapolres dan Kasat Reskrim di kantor.

“Langsung saja ketemu beliau berdua di kantor besok. Saya tidak punya wewenang untuk menjawab hal tersebut,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas perjudian di Pasar Enarotali dilaporkan masih berlangsung. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas demi menjaga ketertiban, supremasi hukum, serta menghormati nilai-nilai kesucian bulan Ramadhan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *