LSM WGAB Desak Polisi Tangkap Bandar Togel “Mama Umi” di Nabire

Jerat Fakta | Nabire — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) WGAB mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap seorang bandar togel yang diduga masih menjalankan aktivitas perjudian di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Ketua LSM WGAB, Yerry Basri Mak, kepada media menyampaikan bahwa sebelumnya jajaran Polres Nabire telah gencar melakukan patroli dan sweeping terhadap aktivitas perjudian.

“Sekitar satu minggu lalu, Polres Nabire aktif melakukan patroli dan penindakan. Banyak pengecer dan bandar berhasil ditangkap, bahkan aktivitas perjudian sempat ditutup total di Nabire,” ujarnya.

Namun, menurut Yerry, dalam beberapa hari terakhir aktivitas perjudian jenis togel kembali muncul. Bahkan pada Jumat, 24 April 2026, praktik tersebut diduga dijalankan oleh seorang bandar yang dikenal dengan nama “Mama Umi”.

Ia menyebutkan, lokasi penjualan togel tersebut berada di sekitar samping Jepara, Kota Nabire, dan telah berlangsung selama dua hari tanpa adanya tindakan dari aparat penegak hukum.

“Ini sangat disayangkan. Aktivitas perjudian sudah kembali berjalan, namun belum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian,” tegasnya.

LSM WGAB pun mendesak Polres Nabire untuk segera melakukan pembongkaran dan penangkapan terhadap bandar togel tersebut.

“Kami meminta agar bandar besar yang dikenal sebagai Mama Umi segera ditangkap dan diproses hukum. Jangan sampai praktik ini terus berulang dan meresahkan masyarakat,” pungkas Yerry.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan kembali beroperasinya aktivitas perjudian tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *