LSM Soroti Judi Togel di Nabire, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata

Jerat Fakta | Nabire – Aktivitas perjudian togel yang diduga dikelola oleh seorang perempuan bernama Salmiati alias “MM Umi” disebut masih terus beroperasi secara terbuka di wilayah Kabupaten Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah. Hingga tanggal 28 April 2026, praktik yang dinilai meresahkan masyarakat ini dikabarkan belum tersentuh tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas penjualan togel tersebut berlangsung terang-terangan di kawasan Jalan Padat Karya, Kalibobo. Lokasi yang tergolong ramai itu justru menjadi tempat transaksi yang diduga berjalan tanpa hambatan, memicu tanda tanya besar dari berbagai kalangan.

Sorotan keras datang dari LSM WGAB Papua melalui salah satu aktivisnya, Yerry. Ia mempertanyakan sikap aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polres Nabire, yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menertibkan praktik perjudian tersebut.

“Ini sudah sangat jelas di depan mata. Penjualan togel dilakukan secara terbuka, tapi seolah tidak tersentuh. Ada apa dengan penegakan hukum di Nabire?” tegas Yerry kepada media. Rabu, (29/04/2026).

Menurutnya, praktik perjudian togel tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak langsung terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ia menilai, aktivitas tersebut telah memperparah kemiskinan warga, sementara keuntungan hanya dinikmati oleh segelintir bandar.

“Perjudian togel ini memiskinkan masyarakat kecil dan hanya memperkaya bandar. Ini harus dihentikan,” lanjutnya.

Yerry pun mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak tegas dengan menangkap bandar utama beserta jaringan pengecernya, serta menutup seluruh aktivitas perjudian yang ada. Ia menegaskan bahwa pembiaran yang terus terjadi hanya akan merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Desakan serupa juga mulai disuarakan oleh masyarakat yang menginginkan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari praktik ilegal. Mereka berharap aparat tidak lagi tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut. Namun tekanan publik terus menguat agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan tanpa tebang pilih. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *