Sinergi Pemuda dan Seni Budaya Jadi Pondasi Pembangunan Kampung Kwowok

Jerat Fakta | Sorong Selatan, Papua Barat Daya – Pengurus Perkumpulan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kampung Kwowok (P3MAK) bersama Sanggar Seni Bol Wyoon memperkuat sinergi dengan pemerintah kampung, gereja, dan lembaga adat guna menyiapkan pemimpin masa depan Kampung Kwowok.

Rapat koordinasi tersebut digelar di Ruang Rapat Kantor Kampung Kwowok, Distrik Teminabuan, Rabu (7/1/2026), sejak pukul 10.00 WIT hingga 16.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri seluruh pengurus P3MAK, Sanggar Seni Bol Wyoon, serta unsur pemerintah, gereja, dan adat masyarakat Kampung Kwowok.

Kepala Kampung Kwowok, Samuel Kolin, S.Sos, dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor sebagai kunci pembangunan sumber daya manusia di kampung.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah kampung, pemuda, gereja, dan adat harus berjalan bersama untuk menyiapkan pemimpin Kampung Kwowok hari ini demi masa depan yang lebih baik,” ujar Samuel Kolin. Rabu, (07/01/2025).

Ia juga menyampaikan rencana pembentukan tim perumus sebagai langkah awal hadirnya Perkumpulan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kampung Kwowok secara berkelanjutan.

“Dalam waktu dekat kita akan membentuk tim perumus agar perjalanan organisasi pemuda ini jelas, terarah, dan berkesinambungan,” tambahnya.

Pemerintah Kampung Kwowok, lanjut Samuel, berkomitmen mendukung program-program P3MAK dan Sanggar Seni Bol Wyoon sesuai kebutuhan dan prioritas kampung.

Ketua P3MAK Kampung Kwowok, Fredrik Sreklefat, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan kampung.

“Pemuda, pelajar, dan mahasiswa Kampung Kwowok siap mengawal proses pemerintahan yang baru agar berjalan sesuai aturan dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Fredrik.
Ia juga mengungkapkan sejumlah kendala mendasar yang masih dihadapi organisasi.

“Keterbatasan fasilitas administrasi seperti komputer, printer, dan rumah sekretariat menjadi tantangan utama yang perlu segera diprioritaskan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Sanggar Seni Bol Wyoon, Bartolemius Yajan, menegaskan bahwa penguatan seni dan budaya merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.

“Sanggar seni bukan hanya soal pertunjukan, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan identitas budaya anak-anak muda Kampung Kwowok,” ujar Bartolemius.

Ia juga meminta dukungan pemerintah kampung terhadap kebutuhan strategis sanggar.

“Kami berharap pemerintah kampung dapat memprioritaskan pembentukan panitia program kerja serta penyediaan rumah sekretariat sebagai penunjang aktivitas seni dan budaya,” tambahnya.

Menutup rapat, Kepala Kampung Kwowok bersama perwakilan gereja dan adat menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja organisasi mitra.

“Pemerintah, gereja, dan adat akan berdiri bersama mendukung program pemuda dan sanggar seni demi mencapai tujuan bersama membangun Kampung Kwowok,” tutup Samuel Kolin.

(Marten Kresefat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *