Tiga Hari Camping Paskah, Jemaat GKI Hosana Manggroholo Perkuat Iman dan Kepedulian

Jerat Fakta | Sorong Selatan – Ibadah pembukaan kegiatan Camping Paskah Jemaat GKI Hosana Manggroholo berlangsung khidmat di Gedung Gereja setempat, Teminabuan, Jumat (3/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 hingga 17.20 WIT ini diawali dengan ibadah yang dipenuhi suasana refleksi iman, sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian Camping Paskah tahun 2026.

Renungan Firman Tuhan disampaikan oleh Alfred Kladit yang mengangkat bacaan dari Injil Markus 15:20–32 tentang penyaliban Yesus Kristus. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya jemaat memaknai pengorbanan Kristus sebagai refleksi kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kasih dan kepedulian Allah kepada manusia harus menjadi teladan bagi umat untuk saling peduli terhadap sesama.

“Kita belajar dari perjalanan Yesus Kristus, dari lahir hingga wafat dan naik ke sorga, sebagai wujud nyata kasih Tuhan kepada manusia,” ujarnya.

Kepala Distrik Saifi, Penihas Srefle, dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, baik dari unsur gereja, pemerintah, maupun jemaat.

Ia menegaskan bahwa Camping Paskah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana pembinaan mental dan spiritual generasi muda gereja.

“Tujuan kegiatan ini adalah membentuk mental dan spiritual yang baik serta positif bagi para peserta,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin selama kegiatan berlangsung, termasuk larangan merokok, mengonsumsi minuman keras, dan kebiasaan lain yang tidak mencerminkan karakter pemimpin rohani.

Sementara itu, Guru Jemaat sekaligus Badan Pekerja Lingkungan Paskah, Klemens Rouw, menyampaikan bahwa kegiatan Camping Paskah akan berlangsung selama tiga hari.

Ia berharap seluruh peserta dapat menghayati makna penderitaan Yesus Kristus serta menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan.

“Melalui kegiatan ini, kita dibina menjadi pemimpin masa depan, baik di gereja, pemerintah, maupun masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Herman Sreklefat yang menekankan pentingnya peran semua pihak dalam membina generasi muda agar memiliki iman dan karakter yang kuat.

Sementara itu, Ketua PHMJ Jemaat GKI Hosana Manggroholo, Yordan Kombado, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen iman bersama kepada Tuhan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menaati aturan yang telah ditetapkan panitia.

“Semua ini adalah proses mempersiapkan pemimpin gereja di masa depan. Karena itu, iman dan pertumbuhan rohani harus dibangun sejak sekarang,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia secara resmi membuka kegiatan Camping Paskah Tahun 2026.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat iman serta membentuk karakter generasi muda jemaat agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi pelayan di tengah gereja dan masyarakat.

(Marten Kresefat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *