Bangun Generasi Cerdas Papua, Rumah Baca Kwowok Bagikan Buku untuk Siswa Binaan

Jerat Fakta | Sorong Selatan, Papua Barat Daya – Komunitas Suka Membaca Papua (KSMP) melalui Rumah Baca Kampung Kwowok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan generasi muda dengan membagikan buku kepada siswa binaan di Kampung Kwowok, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman belajar Rumah Baca Kampung Kwowok tersebut dihadiri oleh 26 siswa binaan yang aktif mengikuti kegiatan literasi di rumah baca tersebut.

Ketua Rumah Baca Kampung Kwowok, Marten Sreklefat, mengatakan bahwa pendidikan merupakan senjata penting yang dapat membebaskan manusia dari berbagai ancaman, baik fisik maupun nonfisik.

Menurutnya, pendidikan harus menjadi perhatian bersama, baik oleh orang tua, pemuda, organisasi masyarakat, pemerintah, lembaga adat, gereja maupun sekolah.

“Pendidikan adalah senjata yang membebaskan kita dari berbagai ancaman. Karena itu penting bagi kita semua untuk terus mensosialisasikan pendidikan karakter kepada generasi muda Papua, khususnya di Kampung Kwowok,” ujar Marten.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial seperti ini sangat penting untuk membantu membangun masa depan generasi muda Papua.

Dalam kegiatan tersebut, pengelola Rumah Baca Kwowok membagikan 18 buku dan sejumlah alat tulis berupa pensil kepada siswa binaan guna menunjang aktivitas belajar mereka, baik di rumah baca, di sekolah, maupun di rumah.

Saat ini, jumlah siswa binaan Rumah Baca Kampung Kwowok tercatat sebanyak 70 siswa, namun yang menerima bantuan buku pada kesempatan tersebut baru 18 siswa, sementara masih ada sekitar 45 siswa lainnya yang belum mendapatkan buku.

Marten menegaskan bahwa bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna besar bagi perkembangan pendidikan anak-anak di kampung.

“Jangan lihat dari sedikitnya buku yang diberikan, tetapi lihat dari pengorbanan dan manfaatnya. Ini adalah langkah kecil dari mimpi besar untuk mencerdaskan generasi Papua,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa anak-anak merupakan aset sumber daya manusia (SDM) Tanah Papua yang harus mendapat perhatian bersama dari semua pihak.

Menurut Marten, upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Papua membutuhkan pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab. Karena itu melalui pendidikan anak-anak belajar banyak hal, bukan hanya membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membangun karakter dan semangat untuk terus belajar,” pungkasnya.

Melalui kegiatan sederhana tersebut, Rumah Baca Kampung Kwowok berharap semangat membaca dan belajar anak-anak Papua terus tumbuh sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter.

(Marten Sreklefat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *