Dari Nabire ke Pegunungan, Polisi Kawal Ketat BBM Demi Nyalakan Listrik Rakyat

Jerat Fakta | Kigamani, Papua Tengah — Dalam upaya menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat di wilayah pegunungan, aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaksanakan pengawalan ketat distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Nabire menuju Kabupaten Dogiyai, Deiyai, hingga Paniai.

Pengawalan dimulai sejak Sabtu malam (04/04/2026) sekitar pukul 21.00 WIT dan baru berakhir pada Minggu pagi pukul 07.05 WIT. Perjalanan panjang yang menembus gelap malam hingga fajar tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam memastikan distribusi BBM berjalan aman dan tepat sasaran.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh PLT Kapolres Dogiyai AKBP Dennis A. Putra, S.H., S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat kepolisian lainnya, termasuk Danyon A Nabire Kompol Muhamad Tahir, S.H., serta personel gabungan yang turut mengawal jalannya distribusi di tengah medan berat dan tantangan keamanan.

Medan yang dilalui bukan tanpa hambatan. Jalur lintas kabupaten dengan kondisi geografis yang ekstrem serta keterbatasan akses menjadi ujian tersendiri bagi aparat di lapangan.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel untuk tetap siaga demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Diketahui, tiga kabupaten yakni Dogiyai, Deiyai, dan Paniai sempat mengalami gangguan pasokan listrik akibat tersendatnya distribusi BBM. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, mulai dari pelayanan publik hingga kegiatan ekonomi dan keagamaan.

Melihat situasi tersebut, kehadiran aparat dalam mengawal distribusi BBM menjadi langkah strategis untuk mengembalikan stabilitas pelayanan dan kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami hadir untuk masyarakat. Pengawalan ini dilakukan demi memastikan seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ungkap salah satu personel di lokasi.

Dengan keberhasilan pengawalan ini, diharapkan pasokan energi kembali normal dan masyarakat di tiga kabupaten dapat kembali menjalankan aktivitasnya tanpa hambatan.

Aksi pengawalan ini sekaligus menunjukkan peran aktif aparat dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam menjamin kebutuhan vital masyarakat di wilayah terpencil Papua Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *