PLN dan Ecodefender Didukung Pemuda Gereja dan Kampus Tanam Ribuan Mangrove

Manokwari, Papua Barat | Jerat Fakta – Kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove yang diselenggarakan oleh Komunitas Ecodefender Cabang Manokwari dan disponsori oleh PLN UP3 Manokwari mendapat apresiasi dari sejumlah pemuda lintas organisasi di Manokwari. Kegiatan tersebut berlangsung di pesisir Kampung Saubeba, Distrik Manokwari Utara, Jumat (11/07/2025).

Sejumlah pemuda dari organisasi gereja, kampus, dan komunitas relawan turut ambil bagian dalam aksi penanaman mangrove. Meski panitia awalnya hanya menargetkan 87 peserta, antusiasme masyarakat, khususnya kalangan muda, membludak hingga mencapai sekitar 200 orang.

Salah satu perwakilan pemuda, Jenuson Rumaikeuw, dalam wawancaranya dengan Media Jerat Fakta di Kampung Saubeba, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada PLN dan Ecodefender yang telah membuka ruang keterlibatan bagi kaum muda dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Jenuson mengatakan, keterlibatan pemuda dalam kegiatan seperti ini sangat penting karena selain sebagai bentuk pengabdian sosial, juga merupakan tanggung jawab moral dan spiritual. “Dalam firman Tuhan di kitab Kejadian, manusia diperintahkan untuk menjaga dan memelihara ciptaan Tuhan. Bila kita merusak alam, berarti kita melanggar perintah-Nya,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan seperti penanaman mangrove ini tidak hanya dilakukan satu kali, tetapi bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pemuda, baik dari gereja maupun kampus. Menurutnya, semangat menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak dini demi keberlanjutan hidup.

“Ini adalah warisan yang akan dinikmati generasi masa depan. Apa yang kita lakukan hari ini akan mereka rasakan nanti. Maka, mari kita rawat bumi ini bersama,” ujarnya menutup pernyataan.

Jenuson juga mengajak seluruh organisasi dan instansi lainnya untuk menjadikan kegiatan bakti sosial dan pelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari agenda mereka. Menurutnya, kepedulian terhadap alam harus menjadi gerakan bersama lintas sektor dan lintas iman demi kebaikan bersama.

(Marten Sreklefat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *