Transparansi Dana Kampung Dipertanyakan, Warga Suga Angkat Suara

Jerat Fakta | Teluk Bintuni, Papua Barat — Seorang warga Kampung Suga, Derek Nelfin Masumbauw, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kampung Suga yang dinilai tidak menjalankan tugas secara maksimal.

Keluhan tersebut disampaikan Derek melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, salah satu persoalan utama adalah dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana kampung. Ia menilai hingga saat ini belum ada keterbukaan kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran.

“Kami sebagai warga tidak pernah diajak dalam rapat untuk mengetahui berapa besar dana kampung dan bagaimana penggunaannya. Seharusnya semua itu disampaikan secara terbuka,” ujarnya.

Derek juga mendesak Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni agar segera mengambil langkah tegas dengan memerintahkan instansi terkait, khususnya inspektorat, untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami minta pemerintah daerah segera turun tangan. Inspektorat harus memeriksa dan menindaklanjuti persoalan ini secara serius,” tegasnya.

Selain itu, ia turut menyoroti struktur pemerintahan kampung yang dinilai tidak sehat. Ia meminta agar tidak terjadi rangkap jabatan dalam satu keluarga, karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Tidak boleh dalam satu keluarga memegang lebih dari satu jabatan, apalagi merangkap sebagai kader dan aparat kampung. Itu harus dibenahi,” katanya.

Derek juga meminta PLT Kepala Kampung Suga untuk melakukan evaluasi dan perombakan terhadap aparat kampung, termasuk mereka yang masih menjabat sejak masa pemerintahan sebelumnya.

Ia berharap adanya perubahan dalam tata kelola pemerintahan kampung agar lebih transparan, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLT Kepala Kampung Suga belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *