Gerakan Hijau di Manokwari: UKM KMK UNIPA Gandeng Organisasi Eksternal

Jerat Fakta | Manokwari, Papua Barat – Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Katolik (UKM KMK) Universitas Papua (UNIPA) bersama Mahasiswa Caritas Indonesia Manokwari, Orang Muda Katolik (OMK), serta Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) menggelar kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon di wilayah Rendani, Manokwari, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIT ini merupakan bagian dari rangkaian kemah rohani UKM KMK UNIPA yang dipimpin oleh Ketua Umum Brian Saiwe (NIM 202162023) periode 2025/2026.

Dalam keterangannya, Brian Saiwe menyampaikan bahwa kegiatan kemah rohani tidak hanya berfokus pada pembinaan iman, tetapi juga diisi dengan aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.

“Selain kegiatan rohani, kami juga melaksanakan bakti sosial dengan tema lingkungan hidup. Fokus kami adalah melakukan penanaman pohon di sejumlah tempat ibadah,” ujarnya.

Adapun lokasi penanaman pohon meliputi beberapa rumah ibadah di wilayah Manokwari, seperti Gereja Pantekosta di Sowi dan Gereja GPPI di Rendani. Dalam kegiatan tersebut, para peserta menanam berbagai jenis bibit pohon hias dan produktif.

Sebanyak kurang lebih 120 bibit pohon berhasil ditanam, yang terdiri dari pohon palem, pinang, matoa, serta beberapa jenis tanaman lainnya. Bibit tersebut diperoleh melalui dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai organisasi eksternal, antara lain Orang Muda Katolik Manokwari, WKRI, serta Mahasiswa Caritas Indonesia Manokwari. Seluruh peserta, panitia, dan pengurus UKM KMK UNIPA bekerja sama dalam pelaksanaan aksi sosial tersebut.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, panitia telah melakukan koordinasi dengan pihak gereja dan pengurus tempat ibadah setempat guna memastikan kelancaran kegiatan.

Usai penanaman pohon, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kemah rohani yang berlangsung hingga Minggu, dengan puncak acara berupa malam api unggun dan penutupan kegiatan.

Di akhir kegiatan, Brian Saiwe berharap agar semangat kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini terus hidup di kalangan mahasiswa UNIPA.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya. KMK harus hadir dan berdampak, tidak hanya dalam kegiatan rohani tetapi juga melalui aksi sosial nyata,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa, senior, dan alumni untuk memberikan dukungan, baik berupa saran, pemikiran, maupun partisipasi aktif dalam membesarkan organisasi.

Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas antar organisasi, baik internal maupun eksternal kampus, demi keberlanjutan kegiatan serupa di masa mendatang.

(Marten Kresefat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *