LSM WGAB Papua Desak Pemkot Jayapura Perbaiki Drainase Pasar Yotefa

Jerat Fakta | Jayapura, Papua – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) WGAB Papua mendesak Pemerintah Kota Jayapura untuk segera memperbaiki sistem drainase (gerenasi) di jalan utama menuju Pasar Yotefa yang mengalami kerusakan akibat luapan air.

Ketua LSM WGAB Papua, Yerry Basri Mak, kepada media menyampaikan bahwa kondisi drainase di kawasan tersebut saat ini sangat memprihatinkan karena telah tertutup oleh tumpukan sampah.

“Drainase yang sudah tersumbat membuat air meluap keluar ke jalan. Akibatnya, jalan utama masuk ke Pasar Yotefa menjadi rusak,” ujarnya. Selasa, (28/04/1026).

Menurutnya, kondisi ini sangat disayangkan mengingat jalan tersebut sebelumnya telah dibangun dengan konstruksi betonisasi yang kuat dan dilapisi aspal.

Namun demikian, lanjutnya, jika saluran air tidak berfungsi dengan baik akibat tersumbat sampah, maka air akan terus meluap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan infrastruktur.

“Percuma jalan sudah dicor dan diaspal dengan baik, kalau drainase tidak berfungsi. Air tetap meluap ke jalan dan merusaknya,” tegasnya.

Ia juga menilai permasalahan ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah setempat.

Karena itu, Yerry mendesak Pemerintah Kota Jayapura untuk segera turun tangan melakukan pembersihan drainase serta perbaikan jalan yang terdampak.

“Kami minta pemerintah segera bertindak cepat, karena kondisi ini sudah cukup lama dibiarkan dan semakin memperparah kerusakan jalan,” tambahnya.

LSM WGAB Papua berharap adanya langkah konkret dari pemerintah, baik dalam bentuk pembersihan saluran air secara rutin maupun perbaikan infrastruktur jalan, agar aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan Pasar Yotefa, dapat kembali berjalan lancar.

Kondisi ini juga menjadi peringatan penting akan perlunya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan tersumbatnya drainase. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *